Home Pinjaman Bisakah Pinjaman BNI Syariah Tanpa Agunan

Bisakah Pinjaman BNI Syariah Tanpa Agunan

7 min read
0
0
Bisakah Pinjaman BNI Syariah Tanpa Agunan

KTA BNI Syariah – Pinjaman tanpa agunan ialah jenis pinjaman yang dicari-cari oleh nasabah. Sebab, nasabah tidak perlu repot mencari barang yang dapat diagunkan atau khawatir dengan resiko penyitaan agunan. Setiap bank biasanya punya produk pinjaman tanpa agunan. Namun, apakah Bank BNI punya pinjaman tanpa agunan?

BNI Syariah memiliki 1 pinjaman tanpa agunan yang merupakan pembiayaan konsumtif khusus guna memenuhi pembelian jasa paket ibadah Umroh. Untuk dapat memperoleh pinjaman BNI Syariah tanpa agunan, nasabah harus sudah memiliki payroll BNI Syariah.

Advertisements

Nama produk ini ialah BNI FLeksi Umroh iB  Hasanah. Dengan menggunakan BNI Fleksi, maka nasabah sekaligus menggunakan travel agent yang telah bekerja sama dengan Bank BNI Syariah.

Itulah pinjaman BNI Syariah yang tidak membutuhkan agunan.

Tentang BNI Fleksi Umroh iB

            Dengan BNI Syariah, nasabah bisa memperoleh pembiayaan sampai Rp 200 juta. Sehingga, dengan BNI Fleksi ini, nasabah bisa membiayai umroh dengan suami atau istri, mertua, orangtua hingga anak. Terdapat uang muka yang mesti dibayarkan oleh nasabah.

Pinjaman BNI Syariah ini dapat dikembalikan dalam waktu 3 tahun, untuk nasabah yang bukan anggota payroll BNI Syariah. Sementara anggota payroll BNI Syariah dapat mengembalikannya dalam jangka waktu 5 tahun. Baca Pinjaman Tanpa Agunan BNI, Apakah Bisa??

Pinjaman ini dapat dibayar melalui kantor cabang BNI Syariah maupun BNI Konvensional. Bagi nasabah dengan payroll bisa membayarkan angsuran secara otomatis dengan debet rekening.

Untuk memperoleh pinjaman ini, syarat yang harus dipenuhi ialah :

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia
  2. Berumur minimal 21 tahun ketika pendaftaran
  3. Berumur maksimal 60 tahun ketika pembiayaan berakhir
  4. Mempunyai penghasilan tetap dan dapat mengangsur
  5. Melengkapi persyaratan dokumen seperti KTP, KK, akta nikah, dan lain-lain

Adapun biaya yang dikenakan BNI Syariah kepada nasabahnya dalam pinjaman ialah biaya asuransi, biaya administrasi, biaya notaries, dan materai.

Advertisements
  1. Biaya asuransi jiwa, merupakan biaya yang dibayarkan oleh nasabah untuk dipergunakan ketika terjadi sebuah musibah ketika kredit sedang berlangsung, Ketika nasabah tidak dapat lagi menunaikan kewajibannya, maka asuransi jiwa ini yang bertindak sebagai manajemen resiko, yakni membayarkan pinjaman dari nasabah.
  2. Biaya notaries, adalah biaya yang dibayarkan kaitannya dengan penggunaan jasa notaries. Jasa notaries ini digunakan pada akad kredit.
  3. Biaya materai, merupakan biaya yang ditanggung oleh nasabah dan dipergunakan untuk membeli materai guna keperluan persuratan.
  4. Biaya administrasi, merupakan biaya yang dikenakan sebagai balas jasa akan proses administrasi yang dilaksanakan untuk memperlancar proses kredit nasabah.

Itulah beberapa informasi mengenai BNI Fleksi Umroh iB Hasanah. BNI Fleksi Umroh iB Hasanah ini dapat menjadi pilihan pinjaman umroh anda, sebab proses pencairannya cepat, syaratnya mudah, uang mukanya ringan, serta besar angsurannya tetap hingga masa pinjaman berakhir. Baca Apakah Tapenas BNI Bisa Diambil

Barang Agunan yang Diperlukan untuk Pinjaman BNI Syariah

  1. Sertifikat Rumah

Sertifikat rumah dapat digunakan untuk memperoleh pinjaman konsumtif dan produktif. Untuk keperluan konsumtif, maka dapat mengajukan pinjaman BNI Griya iB Hasanah. Dana yang dapat diperoleh mencapai Rp 25 milyar.

  1. Sertifikat Tanah

Sertifikat tanah dapat digunakan sebagai agunan di Bank BNI Syariah. Salah satu pinjaman yang membutuhkan agunan ini ialah BNI Multiguna iB Hasanah. Dana pinjaman yang bisa diperoleh ialah Rp 50 juta dan maksimal Rp 2 milyar. Perlu diketahui bahwa sertifikat tanah yang digunakan di pinjaman ini statusnya ialah SHM atau SHGB, alias bukan merupakan barang yang dibiayai.

  1. Surat Kepemilikan Kendaraan Bermotor

Surat kepemilikan kendaran bermotor alias BPKB adalah jaminan di Kredit Kendaraan Bermotor BNI Syariah yang disebut BNI Oto iB Hasanah. BPKB yang menjadi jaminan ialah BPKB kendaraan yang dibiayai.

  1. Deposito

Jika memiliki deposito, giro atau tabungan di Bank BNI Syariah, maka dapat menggunakannya sebagai jaminan pinjaman. Dengan agunan ini, nasabah bisa memperoleh pembiayaan sampai 95% simpanan rupiah atau 60% valas USD dari tabungan atau deposito yang dimiliki. Baca BNI Syariah Pinjaman Modal Usaha Perorangan

  1. Emas

Emas juga dapat diagunkan di produk BNI Syariah yang disebut Rahn Mikro. Di Rahn Mikro, nasabah bisa memperoleh pinjaman sampai Rp 50 juta yang dapat digunakan untuk keperluan konsumtif dan produktif.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan