Home Perbankan Cara Mengajukan Top Up KTA Standard Chartered Bagi Pemula

Cara Mengajukan Top Up KTA Standard Chartered Bagi Pemula

9 min read
0
0
Cara Mengajukan Top Up KTA Standard Chartered Bagi Pemula

Bagaimana cara mengajukan top up KTA Standard Chartered bagi pemula? Pertama-tama, pengajuan KTA di Bank Standard Chartered harus disetujui terlebih dahulu. Persetujuan yang dilakukan oleh pihak Bank sendiri akan diberitahukan melalui SMS atau telepon.

Ketika Anda sudah menerima pemberitahuan tersebut, maka dana pinjaman akan cair dan langsung dikirimkan ke nomor rekening Anda dalam waktu 3 hari. Tempo waktu yang diberikan oleh Bank Standard Chartered adalah 3 hari hingga dana tersebut cair, waktu yang cukup cepat dibandingkan dengan Bank-bank lainnya yang bisa memakan waktu hingga 14 hari atau 2 minggu.

Advertisements

Lalu, apa itu top up? Top up merupakan fasilitas yang disediakan oleh pihak Bank sebagai dana tambahan bagi debitur yang telah meminjam uang atau KTA pada Bank tersebut. Salah satu Bank yang memfasilitasi top up ini adalah Bank Standard Chartered.

Mengajukan Top Up KTA Standard Chartered

Fasilitas top up sangat berguna bagi para debitur yang memerlukan uang karena ada hal-hal bersifat mendadak. Anda bisa mengajukan top up ke Bank Standard Chartered bahkan jika angsuran KTA yang telah Anda ajukan sebelumnya masih belum lunas.

Cara mengajukan top up KTA Standard Chartered bagi pemula adalah dengan menghubungi langsung layanan nasabah Bank Standard Chartered pada nomor telepon 021 57999988 atau 68000 dari ponsel Anda.

Sama halnya seperti Bank-bank lain ketika Anda ingin mengajukan top up pinjaman, maka ada persyaratan tertentu yang harus Anda lengkapi. Untuk beberapa persyaratan tersebut, Anda bisa langsung menanyakannya ke nomor layanan nasabah Bank Standard Chartered agar mendapatkan informasi sedetail mungkin. Baca Nomor Call Center Standar Chartered

Beberapa persyaratan tersebut diantaranya adalah masih berstatus sebagai penerima pinjaman. Karena top up berfungsi sebagai dana tambahan, maka Anda sebagai debitur harus masih berstatus sebagai debitur tetap di Bank ini.

Persyaratan lainnya adalah riwayat pembayaran kredit yang lancar dan aman atau dalam kata lain tidak pernah terlambat. Jadi, jika suatu saat Anda berniat untuk menambah dana pinjaman melalui top up, Anda harus selalu membayar angsuran tepat pada waktu jatuh tempo.

Itulah cara yang tepat untuk mengajukan dana tambahan atau top up di Bank Standard Chartered. Sama dengan pengajuan KTA di awal, waktu yang diberikan hingga dana tambahan ini cair juga tidak terlalu lama.

Akan tetapi hal yang perlu diingat adalah bahwa lamanya waktu angsuran akan bertambah sesuai dengan jumlah dana tambahan atau top up. Cara mengajukan top up KTA Standard Chartered bagi pemula di atas diharapkan dapat menambah informasi Anda yang ingin melakukan atau mengajukan fasilitas top up di Bank Standard Chartered. Nomor layanan nasabah di atas merupakan nomor yang benar-benar valid dari salah satu bank ternama ini.

KTA Standard Chartered Bermasalah, Benarkah?

Seperti yang sudah diketahui bahwa kini ada KTA Standard Chartered yang bisa ditop up sesuai kebutuhan nasabah. Hal tersebut merupakan kebijakan bank Indonesia dalam rangka memberikan kemudahan bagi nasabah atau debitur di seluruh Indonesia. Baca Proses KTA Standard Chartered

Advertisements

Akan tetapi segala macam fasilitas pasti memiliki kekurangan yang kadang dikeluhkan oleh sebagian nasabah. Lalu apakah KTA Standard Chartered bermasalah, benarkah? seperti yang telah disebutkan, setiap kebijakan maupun fasilitas pasti memiliki masalah dan hal itu wajar.

Mencari tahu mengenai masalah dalam suatu fasilitas juga tidak ada salahnya. Hal itu untuk berjaga-jaga saja supaya dalam menggunakan fasilitas tersebut agar lebih berhati-hati dan terhindar dari masalah serupa, termasuk KTA Standard Chartered.

KTA Standard Chartered bermasalah, benarkah? Sebenarnya ada beberapa masalah yang dikeluhkan oleh nasabah pada tahun-tahun sebelumnya. Masalah-masalah tersebut berkenaan dengan top up KTA Standard Chartered yang diajukan oleh nasabah. Seperti halnya pada tahun 2017, Standard Chartered selalu menolak top up tanpa ada alasan yang jelas. Padahal nasabah sudah memberikan syarat-syarat yang diminta.

Hal ini tentu memberikan kekhawatiran kepada nasabah lain, mengingat pengajuan top up pasti karena memiliki tujuan yang berbeda dan memang sedang membutuhkan dana tambahan. Apalagi dicurigai bahwa data-data yang diminta oleh pihak Standard Chartered diberikan ke pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi atau bank lain.

Akan tetapi penolakan pengajuan top up bisa dilakukan oleh pihak bank saat nasabah yang mengajukannya dirasa memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut dalam hal pembayaran angsuran pinjaman sebelumnya.

Oleh karena itu, jika Anda pernah ditolak pengajuan top up KTA Standard Chartered sebaiknya mengecek terlebih dahulu ke BI Checking apakah Anda diblacklist karena dahulu sempat terlambat dalam pembayaran angsuran atau terkena masalah lainnya.

Lain halnya dengan nasabah yang mengeluhkan top up KTA Standard Chartered, nasabah lainnya mengaku tidak memiliki masalah dan lancar-lancar saja dalam melakukan top up. Memang memerlukan syarat yang lumayan rumit untuk meloloskan seorang nasabah dalam pengajuan top up.

Pihak Standard Chartered memiliki pertimbangan tersendiri dan harus menilai dari jumlah pinjaman sampai latar belakang nasabah apakah pernah tersandung masalah kredit atau tidak. Hal ini untuk mempertimbangkan apakah nasabah itu layak untuk menambah pinjaman atau tidak. Baca Tabel Cicilan KTA Standard Chartered

Solusi bagi Anda yang merasa memiliki masalah dalam pengajuan top up KTA Standard Chartered atau masalah lainnya jangan sungkan-sungkan untuk konsultasi dahulu ke customer centre atau ke petugas Standard Chartered langsung.

Pada tahun ini diketahui belum ada masalah-masalah yang berarti di Standard Chartered baik dalam fasilitas maupun lainnya. Demikian ulasan atas pertanyaan KTA Standard Chartered bermasalah, benarkah? jawabannya adalah sejauh ini tidak ada masalah jika dilakukan dengan prosedur yang benar.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan