Home Pinjaman Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

7 min read
0
0
Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan – Saat ini, koperasi dapat menjadi salah satu lembaga alternatif untuk meminjam uang. Bahkan seiring dengan berkembangnya zaman dan kebutuhan anggotanya, kini koperasi juga memiliki fasilitas pinjaman tanpa jaminan.

Pinjaman tanpa jaminan ini tentu sangat bermanfaat bagi anggota yang membutuhkan dana cepat. Khususnya bagi orang-orang yang tidak memenuhi ketentuan untuk meminjam tanpa jaminan di bank.

Advertisements

Bagaimanakah kelebihan dan kekurangan pinjaman tanpa jaminan di koperasi? Apakah perbedaannya dengan pinjaman tanpa jaminan di bank?

Kelebihan Mengajukan Pinjaman Tanpa Jaminan di Koperasi

  1. Syarat pengajuan pinjaman lebih sederhana daripada di Bank

Pengajuan pinjaman di bank dikenal cukup sulit. Pinjaman tanpa jaminan di Bank umumnya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dengan jumlah penghasilan 3 juta rupiah per bulan. Dibandingkan bank, pinjaman di koperasi lebih bisa dijangkau oleh semua kalangan. Sebab, tidak ada persyaratan minimal untuk penghasilan. Baca Butuh Pinjaman Online Langsung Cair Modal KTP

Secara umum, persyaratan dokumen untuk meminjam di koperasi juga lebih sederhana, yakni fotocopy KTP, KK, rekening listrik dan slip gaji. Bagi Anda yang khawatir tidak dapat melakukan pinjaman di koperasi karena bukan anggota, jangan takut karena kini koperasi melayani peminjaman non-anggota.

  1. Bunga pinjaman di koperasi hanya 7% per tahun

Pada tahun 2017, Kementerian Koperasi dan UKM menurunkan suku bunga pinjaman koperasi menjadi 7% saja per tahunnya. Sebelumnya, suku bunga pinjaman di koperasi adalah 9%.

Suku bunga 7% tersebut tentu tergolong sangat ringan, karena sulit sekali untuk menemukan pinjaman di bank dengan suku bunga kurang dari 10%.

  1. Peluang memperoleh SHU (Sisa Hasil Usaha) Koperasi

SHU Koperasi adalah sisa pendapatan koperasi yang diterimakan pada anggota koperasi. Jika Anda memilih koperasi sebagai sumber pinjaman, ada baiknya untuk berpartisipasi sebagai anggota secara maksimal.

Usahakan tidak hanya melakukan transaksi pinjaman saja, tetapi juga investasi. Sebab jika Anda melakukan partisipasi modal dan transaksi anggota yang berpengaruh terhadap pendapatan koperasi, kemungkinan SHU yang diterima juga semakin besar. Baca Pinjam Uang 20 Juta Tanpa Jaminan

  1. Proses pencairan dana cepat

Pencairan pinjaman di Bank biasanya dilakukan pada hari ke 14 setelah permohonan diajukan. Pencairan dana di koperasi umumnya lebih cepat. Ada koperasi yang mencairkan dana pada tanggal-tanggal tertentu saja.

Advertisements

Beberapa koperasi dapat mencairkan dana kurang dari 1 hari. Tentu jika Anda sudah menjadi anggota dan telah menjadi peminjam yang terpercaya, proses pencairan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

  1. Kemungkinan penolakan lebih kecil

Setelah menunggu selama 2 minggu, permohonan yang diajukan di bank kadang ditolak. Penolakan sering terjadi tanpa pemberian alasan, sehingga membuat bertanya-tanya. Tetapi di koperasi, kemungkinan penolakan permohonan cenderung lebih kecil. Asalkan persyaratan dan nominal yang diajukan sesuai dengan kondisi keuangan koperasi.

  1. Semakin cepat mengembalikan maka semakin baik

Kalau meminjam uang di koperasi, semakin cepat mengembalikan berarti semakin baik. Hal ini berbeda dengan di bank, yakni saat debitur ingin melunasi pengembalian sebelum jatuh tempo, malah dikenai biaya administrasi. Koperasi justru memberikan diskon bunga dengan jumlah tertentu bagi nasabah yang cepat mengembalikan pinjaman.

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Kekurangan Mengajukan Pinjaman Tanpa Jaminan di Koperasi

  1. Plafon pinjaman tanpa jaminan lebih sedikit dibanding Bank

Pinjaman tanpa jaminan di bank biasanya menawarkan plafon sampai puluhan juta rupiah. Di koperasi, plafon pinjaman cenderung lebih rendah. Hal ini disebabkan karena koperasi memiliki dana yang terbatas, sehingga seringkali besar dana pinjaman ditentukan dari kondisi keuangan koperasi.

Selain itu, koperasi kerap kali memperhatikan kejujuran dan kedisiplinan nasabahnya saat pertama kali meminjam. Sehingga ada kemungkinan plafon baru dinaikkan pada pinjaman kedua. Baca Pinjaman Bank BNI Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

  1. Beberapa penipuan dilakukan atas nama koperasi

Ada baiknya untuk melakukan riset sebelum melakukan pinjaman pada bank apapun. Termasuk koperasi. Di media, beberapa kali diberitakan kasus penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan koperasi.

Biasanya ada oknum yang mendatangi atau menawari korban dengan pinjaman cepat. Namun korban diminta mengirim uang dengan jumlah tertentu sebelum pinjaman dapat dicairkan. Maka dari itu, sangatlah penting untuk mengecek kredibilitas maupun status badan hukum koperasi.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan